Yang Tidak Diketahui Orang Awam Terhadap Anak IT

ZetSet.Net – Ketika ada orang awam tahu bahwa kamu adalah anak IT, maka yang ada dalam benak mereka kamu adalah seorang yang ahli dalam mengoperasikan perangkat komputer. Anak IT memang selalu diidentikkan dengan orang yang bekerja di depan komputer, karena itu orang awam akan mengira kamu mahir mengenai hal-hal semacam itu.

Information Technology atau yang biasa disingkat IT dalam bahasa Indonesia berarti Teknologi Informasi. Anak IT bukan hanya memperlajari ilmu komputer saja. Ilmu-ilmu lain seperti pengajaran mengenai alat-alat komunikasi untuk mengambil, menyimpan dan mengubah data pun mereka dapatkan dalam perkuliahan.

Kamu juga akan mempelajari berbagai macam spesialisasi komputer dan teknologi sistem. Ada juga mata kuliah tentang sistem manajemen database dan transmisi data. Sebagai anak IT, kamu ingin bekerja sesuai bidang yang kamu tempuh. Namun, tak jarang orang akan memintamu melakukan pekerjaan yang bukan jadi tugasmu.

Memang benar, anak IT itu bisa dikatakan dapat bekerja walaupun masih kuliah dan cukup mudah untuk mendapat pekerjaan, banyak bidang pekerjaan yang bisa digeluti. Mahasiswa IT bisa langsung dapat mengaplikasikan/menerapkan apa yang dipelajarinya di kuliah dalam bentuk nyata, yaitu pekerjaan.

Contoh:

  1. Di jurusan kami, belajar pemrograman internet itu pada semester 2. Maka setelah belajar mata kuliah tersebut kami sudah bisa membuat website, dan hanya belajar otodidak sedikit demi sedikit kami sudah bisa untuk menjadi pembuat (developer) website professional.
  2. Di semester 4, belajar pemrograman flash, maka kami sudah bisa membuat aplikasi, game, atau media pembelajaran berbasis flash.

Dari contoh di atas, anak IT sudah bisa mengerjakan orderan yang ditawarkan oleh orang – orang seperti pembuatan website, aplikasi android, membuat jaringan komputer, membuat media pembelajaran.
Tapi, tahukah teman – teman bahwa ada beberapa kejadian – kejadian yang saya jumpai terhadap orang – orang awam yang kurang mengerti tentang bidang IT, yang menurut saya aneh dan lucu. Kadang membuat saya geram, hehe….

1. Anak IT tahu segalanya tentang komputer.

Orang – orang awam beranggapan bahwa anak – anak IT bisa melakukan segalanya tentang komputer. Maka tentu saja mereka berpikir bahwa setiap masalah yang terjadi pada komputer bisa diperbaiki oleh mahasiswa – mahasiswa IT.

Ingat ya pak…buk. Meskipun kami bidang Teknologi Informasi ataupun Ilmu Komputer. Tidak tentu kami harus mempelajari semua tentang teknologi dan komputer. Meskipun itu hanya dua kata “teknologi” dan “komputer”. Itu sangat meluas ilmunya jika untuk dipelajari.
Seperti contoh ada bidang di programmer, jaringan, sistem, website, database, aplikasi, rekayasa dll.

2. Anak IT harus tahu service / memperbaiki kerusakan pada komputer.

Inilah hal yang menurut saya benar – benar salah. Mengapa? Iya, kami dibidang komputer. Tapi seperti poin nomor 1, bidang komputer itu sangat luas. Tentu kami mempunyai skill – skill yang menjurus. Memperbaiki kerusakan pada komputer, masalah hardware kadang sangat jauh dari bidang kami. Bahkan tidak ada kami pelajari dalam perkuliahan. Pengalaman sudah sampai semester 5 saat ini, bahkan merakit CPU pun kami tidak pernah bisa dan tahu.

3. Anak IT sering dibanding – bandingkan dengan pekerja percetakan dan tukang edit foto.

Hehe… ini yang paling lucu juga, bahwa orang – orang awam sering membanding – bandingkan anak IT dengan pekerja percetakan dan tukang edit foto.
Saya juga bingung, tapi mereka berpikir bahwa yang sering – sering di depan komputer, dan bekerja di depan komputer ilmunya sama, dan paling – paling lulusan IT juga bekerja di bidang itu juga.

Perlu anda ketahui, bahwa kalau di percetakan dan photo studio itu siapa pun bisa hehe.

4. Tawaran yang tidak lumrah terhadap sebuah orderan.

Nah ini beda lagi. Saya memang sudah bisa membuat website dan sudah bisa membuat media pembelajaran.

Perhatikan 2 kasus berikut ini:

a. Pernah saya ditawari oleh mahasiswa semester 6 dari universitas x di kota medan untu membuatkan sebuah media pembelajaran tentang materi fisika untuk dipresentasikan kepada dosen. Jadi saya tanyakan abang stambuk saya yang sudah sering mendapat orderan membuat media pembelajaran berbasis flash tentang harganya. Dia menjawab, kalo begini saya jual biasa dek paling murah 800 ribu, tapi berhubung kamu juga masih belajar bilang aja 500 ribu. Ok bang, jawab aku.

Berhubung yang memberikan tawaran ini adalah kakak kelas ketika SMA, jadi saya tawari 300 ribu, ini percobaan dan baru – baru pasti dia terima pikir saya. Tapi ketika saya beritahu, mahal kali dek. Gak bisa 20 ribu dek?
WKWKWK…alamak ini nawar buat projek atau mau makan mie aceh, pikir saya. Jadi langsung saya batalkan. Udah begitu teman – teman, dia menyuruh saya untuk untuk mencari materinya dari internet.

b. Kemudian saya ada tawaran projek untuk membuat website. Tahulah ya sebagian orang bahwa membuat website kisarannya paling murah itu 500. Tapi saya juga masih pertimbangan sama dia, saya tawari 300 ribu karena menggunakan cms WordPress.
Tahu tidak teman – teman, dia balik nawar apakah bisa 50 ribu.

Jadi, dari 2 contoh diatas kita tahu bahwa pekerjaan dari anak IT itu dianggap orang awam sangat mudah dilakukan. Padahal anak IT tahu susahnya belajar programming. Anda orang – orang awam harus tahu, membuat aplikasi itu seperti android, media pembelajaran maupun website itu tidak semudah mengetik di Microsoft word. Banyak yang harus dilakukan, dipikirkan dan banyak waktu yang dibutuhkan.

Itulah beberapa hal yang tidak diketahui orang awam terhadap Anak IT. Kepada kita yang anak – anak IT, bersabar – sabarlah. Memang cobaan hidup ini memang seperti itu. Apaan?
Ya, bagikan kepada teman – teman anda biar mereka tahu, dan tidak mudah mudahnya menawar anda.

Kuncoro Ariwibowo

Jadilah kamu seperti casing. Kamu bisa menutupi aib keluarga serta para sahabatmu dan memperindah mereka dimata dunia


Tulis Komentar