Om Telolet Om !!! Duh, Greget Banget Kalau Teriakin Kalimat Itu

ZetSet.Net – “Om Telolet Om !!!” Begitulah kiranya teriakan para anak-anak di pinggiran jalan raya ketika sebuah bus melintas dan berharap sang sopir bus membalas teriakan mereka dengan membunyikan klakson busnya yang unik “Telolet Telolet”. Dengan hanya mendengar bunyi klakson bus saja, para pemburu ‘telolet’ itu sudah sangat kegirangan dan tertawa dengan hebohnya.

Baca Juga : Cerita Saat Dijalanan Yang Mungkin Salah satunya Pernah kamu Alami

Mengagumkan memang di jaman yang serba canggih ini, masih terselip kebahagiaan menakjubkan dengan cara yang sederhana seperti mendengarkan “Telolet Telolet” klakson bus yang lewat.

Dan pada Selasa (20/12/2016) malam, di tengah riuhnya politik Indonesia, tiba-tiba muncul hashtag atau tagar #telolet pada deretan trending topic Twitter.

Tagar ini bahkan mengalahkan tagar terkait sidang kasus dugaan penistaan agama dan peluncuran uang rupiah tahun emisi 2016. Berbagai pertanyaan soal Om Telolet Om ini sering dilontarkan netizen dalam dan luar negeri.

“Ada apa dengan telolet? Apa itu telolet?”

Sebagian mulai mengeluh ‘Aduh apa sih Om Telolet Om?!’ tapi sebagian lagi ikut dalam keriangannya.

Telolet adalah bunyi klakson bus yang sedang menjadi buruan sejumlah anak muda di Pulau Jawa.

Baca Juga : Ingin Awet Muda Dengan Cara Yang Mudah?

Demi mendapatkan bunyi tersebut, mereka rela menunggu atau memburu bus di jalan raya sambil berteriak kepada sopir, “Om telolet Om”.

Seolah tenggelam dalam euforia om telolet om, para warga dunia sangat antusias dan tertarik untuk ikut memeriahkan om telolet om. Tidak terkecuali dua DJ ternama dunia, DJ Snake dan DJ Zeed, kedua DJ tersebut menuliskan kicauannya di Twitter. Sontak Om Telolet Om menjadi viral.

Tapi sebelum itu, video-video lucu memperlihatkan orang-orang dewasa meminta ‘telolet’ ke supir bus sudah lebih dulu viral di Facebook.

Tampaknya ada trend ‘telolet challenge’ dan ‘demam telolet’ yang sudah beberapa pekan menggerilya dari satu akun ke akun lainnya.

Dalam video-video yang memancing tawa itu, terlihat ekspresi kegembiraan tersendiri ketika Anda berhasil meminta supir membunyikan klakson dengan lambaian tangan dan teriakan, “Om telolet ommmmmm!” beramai-ramai.

Baca Juga : Kamu Merasa Jenuh dan Bosan? Coba Lakukan Cara Ini

Lainnya memberi peringatan serius. “Jangan sampai om telolet om diklaim oleh negara tetangga maka dari itu om tolong om @jokowi jadikan tanggal 21/12 sebagai libur hari telolet nasional.”

 

Dari Mana “Om Telolet Om” Bermula?

Zaenal Arifin dari Bismania Community mengatakan bahwa bunyi klakson telolet sudah mulai terdengar satu dekade lalu. Klakson itu tidak spesifik dimiliki oleh jenis bus tertentu, melainkan hasil modifikasi yang dilakukan perusahan otobus (PO).

“Awalnya tiga corong, kemudian ada yang empat corong (lubang suara angin), bahkan ada yang enam lubang yang kemudian bunyinya dimodifikasi sesuai kreativitas,” katanya. “Konsepnya seperti nada dering monophonic ponsel, lagu-lagunya ondel-ondel, lagunya ‘Jablay’ Titi Kamal.”

Baca Juga : Inilah Riset Yang Ngawur Soal Ekspresi Tertawa di Sosmed

Dia mengklaim bahwa kebiasaan meminta klakson itu dimulai dari kebiasaan para penggemar bus yang sering memotret bus. “Sebagai balasan, supir bis biasanya kasih dim atau kasih klakson.”

Adalah perusahaan otobus Efisiensi yang pertama mempopulerkan klakson telolet tersebut, kata Zaenal.

Manajer Komersil PO Efisiensi Syukron Wahyudi menceritakan bahwa sekitar 10 tahun lalu pemiliknya, Teuku Eri Rubiansah, pergi ke Arab Saudi dan mendengar bunyi klakson yang unik.

Baca Juga : Inilah Alasan Kenapa Orang Yang Berjodoh Selalu Ada Kemiripan Diwajahnya

“Mendengar suara klakson di sana berbeda, dia memutuskan membeli untuk bisnya. Khususnya di bus reguler dari Cilacap Jogja, Purwokerto – Jogja, dan Purbalingga – Jogja.”

Tapi awalnya klakson ini ternyata malah direspons negatif karena suaranya yang dinilai terlalu keras. Sampai-sampai, pihak PO meminta sopir-sopir mereka tidak membunyikan klakson itu di tempat-tempat tertentu karena masyarakat tidak terima dengan bunyi itu, cerita Syukron.

“Mulai disukai tiga empat tahun terakhir karena mulai banyak PO lain yang juga menggunakan. Di beberapa daerah tertentu malah orang-orang minta klaksonnya dibunyikan. Kita merasa bangga juga karena bisa dibilang kita yang pertama yang pakai klakson tiga corong.”

Gimana guys? Sudah siap untuk bermalam di trotoar jalanan untuk menanti bus kesayanganmu membunyikan klaksonnya yang khas dan diiringi teriakan nan fenomenal “Om Telolet Om”?.

 

 

Onitha Indriani

Kadang rasa takut yang berlebihan yang malah akan mematahkan simpul senyum kita,.


Tulis Komentar