Misteri Di Penjuru Ruangan Istana Negara

ZetSet.Net – Siapa sih yang nggak tahu Bangunan Istana Negara Indonesia? Bangunan nan megah dan mewah menyimpan berbagai hal misterius, selain itu Istana Negara juga tempat yang sangat penting. Karena di sanalah Presiden Indonesia melakukan sebagian besar pekerjaannya ketika menjabat. Saat ini terdapat enam istana kepresidenan dan yang terletak di pulau Jawa dan Bali. Dan sebagian besar memiliki sejarah panjang dan saksi bisu terbentuknya negara Indonesia.

Baca Juga : Konon, 4 Pemimpin Indonesia Ini Memiliki Hubungan Supranatural Dengan Nyi Roro Kidul

Istana merdeka misalnya, sudah dibangun sejak zaman penjajahan. Tahukah Anda jika di balik bangunannya yang megah, istana-istana itu juga tak luput dari suasana angker dan berbagi legenda dan cerita mistis tentang makhluk halus penunggu istana. Berikut ulasan selengkapnya

 

Pohon Di Istana Merdeka

Kita tengok dahulu bagian paling belakang Istana Negara yaitu di halaman Istana Merdeka terdapat sebuah pohon trembesi yang hingga saat ini masih berdiri kokoh padahal umurnya sudah ratusan tahun. Pohon tersebut bukan hanya memperindah taman istana, tapi  juga menjadi saksi bisu perjalanan sejarah bangsa ini kerena pohon yang diberi nama Ki Hujan tersebut telah tertanam sejak tahun 1870.

Artinya Ki Hujan sudah berumur 146 tahun. Pohon ini menjadi salah satu tempat angker dan misterius di istana. Bukan hanya ukurannya yang besar tapi umurnya juga sudah tua makin membuat pohon ini terasa seram. Salah satu hal yang misterius seputar pohon ini adalah ketika istana diterjang angin puting beliung dan pohon-pohon tumbang berjatuhan, tapi pohon Ki Hujan masih tetap berdiri kokoh.

 

Wisma Negara

Wisma Negara merupakan satu bagian dengan Istana Merdeka dan Istana negara yang terletak di Jakarta. Wisma negara digunakan oleh presiden untuk bekerja dan menerima tamu kenegaraan. wisma Negara adalah salah satu bagian dari Istana yang terkenal angker. Selaian pegawai istana, putri mantan Presiden  Gus Dur yaitu Yenny Wachid mengaku sering merasakan keanehan ketika masih tinggal di istana bersama mendiang ayahnya.

Yang paling menyeramkan adalah ruangan penyimpanan bendera. Karena suasananya tertutup. Kemudian di Wisma Negara yang selalu gelap. Meski sering dibuat untuk ruang kantor, auranya menyeramkan. Di sini kalau kita naik lift menuju lantai dua berhentinya di lantai lain dan begitu terbuka, ruangannya gelap mengerikan,” ucap Yenny.

Baca Juga : Misteri Nusantara Kita Yang Membuat Penasaran Warga Dunia Hingga Saat Ini

 

Bekas Kamar Tidur Presiden Soekarno

Istana Merdeka adalah komplek istana yang cukup luas. Bangunannya pun bernuansa klasik sehingga semakin membuat beberapa tempat jadi terasa angker. Salah satu ruangan yang dianggap berhantu dan seram adalah bekas kamar yang  digunakan oleh Bung Karno ketika masih menjabat sebagai presiden. Kecuali Presiden Jokowi, tidak ada Presiden lain yang berani tidur di kamar tersebut. Suasana angker tersebut juga dirasakan oleh Ahok, Gubernur Jakarta.

Menurutnya kamar yang tersebut memiliki ranjang yang besar dan kamarnya juga luas. “ia (Jokowi) tempati kamar yang dulu jadi kamarnya Bung Karno. Selama ini enggak ada presiden yang berani menempati kamar Bung Karno, termasuk Bu Mega. Ranjang Pak Jokowi di rumah dinas enggak dibawa ke Istana Merdeka. Ranjang punya Bung Karno di Istana Merdeka lebih gede, bisa kebanting lah, kamar di Istana juga lebih luas,” jelas Ahok.

 

Kamar Soekarno di Istana Tampaksiring

Istana Tampaksiring berada di Bali dan dibangun setelah Indonesia merdeka atas saran dari Presiden Soekarno. Istana tersebut dibangun pada tahun 1957 hingga 1963 dengan desain arsitektur yang khas. Dalam istana ini Soekarno pernah menghuni suatu kamar. Namun setelah Soekarno, hingga saat ini kamar tersebut dikosongkan karena diyakini penuh dengan aura mistis.

Banyak warga sekitar istana yang merasakan kejanggalan di istana itu. Tak heran jika akhirnya ruangan yang pernah di huni Soekarno itu ditutup. Sedangkan Presiden Indonesia menggunakan tempat lain ketika mengunjungi Istana Tampaksiring.

 

Onitha Indriani

Yang begitu tinggi saja tak melangit, tapi mengapa banyak tanah yang merupa angkasa?!,.


Tulis Komentar