Menikmati Salju Di Indonesia

ZetSet.Net – Menikmati dinginya salju tak harus jauh-jauh datang ke luar negeri, bahkan di indonesia pun ada beberapa tempat yang bersalju, Mungkin akan terdengar tidak masuk akal jika ada daerah di belahan Bumi Indonesia ini memiliki salju dan bersuhu udara minus atau di bawah nol derajad celcius kecuali jika kita mengunjungi puncak Jaya Wijaya di Papua yang tidak semua orang bisa megjangkau daerah gunung tersebut.

Selain di Puncak Jaya Wijaya, Ternyata masih ada satu tempat lagi yaitu Dieng. Terutama saat pagi hari sekitar jam 03.00 – 06.00. Dalam sepanjang sejarah suhu udara terdingin di Dieng tercatat sampai dengan -5″C pada bulan Agustus 2015 yang lalu. Hamparan ladang pertanian dan tanah lapang disekitar kompleks candi Arjuna Dieng tertutup sajlu (oleh masyarakat setempat disebut bun upas) ketebalanya sampai dengan 5cm.

Benarkah Dieng Bersalju?

dieng bersalju

Hanya dengan mengunjungi Dataran Tinggi Dieng yaitu daerah pegunungan yang berada di Kabupaten Banjarnegara dan Wonosobo Anda bisa mencicipi udara dibawah nol derajad dan bisa di katakan suhu udara minus. Jangan kaget fenomena alam seperti ini benar adanya. Ajaklah keluarga serta rekan Anda untuk mengunjungi Dieng saat musim kemarau tiba yaitu perkiraan akan jatuh di Bulan Agustus dan September.

Warna putih salju mengingatkan kita pada eropa dengan cuaca dingin yang sangat ekstrim. Moment langka di Dieng ini sering diburu wisatawan sebagai atraksi wisata yang asik, bahkan Dieng mendapat julukan baru sebagai “Eropanya Indonesia” banyak yang mendokumentasikan fenomena alam ini. Selain menjadi daya tarik wisatawan, fenomena alam ini malah menjadi momok yang sangat menakutkan untuk petani Dieng, pasalnya “bun upas/salju tipis” di Dieng dapat merusak jenis tanaman sayur-mayur dan mengakibatkan gagal panen. Datanglah ke Dieng pada bulan Agustus/September, pagi hari sebelum matahari terbit segera beranjak ke komples candi arjuna Dieng dan nikmati fenomena alam yang menakjubkan ini. Jangan lupa bawa jaket tebal untuk mengurangi rasa dingin.

salju dieng

Dibalik suhu udara yang teramat dingin di Dieng, disinilah Anda dapat menemukan sebuah keajaiban-keajaiban alam yang tercipta di negeri Dewata ini yaitu salju Dieng. Percaya tidak percaya Dataran Tinggi Dieng akan bersalju saat musim kemarau tiba. Karena suhu udara minus hal ini yang menyebabkan embun-embun pagi akan membeku yaitu dengan membentuk kristal-kristal es. Kristal-kristal es tampak tebal menyelimuti area Dieng Plateau.

Di saat inilah para wisatawan pergi berbondong-bondong menuju Dataran Tinggi Dieng, tidak hanya menyaksikan keindahan sunrise sikunir saja akan tetapi merekan akan menyempatkan diri untuk menonton fenomena langka salju Dieng. Apalagi para fotografer, mereka sangat suka dengan mengabadikan hamparan kristal-kristal es Dieng.

Anda Ingin Menyaksikan Salju Dieng?

salju di dieng

Jika Anda ingin menyaksikan bun upas atau sering di sebut salju Dieng kunjungilah kawasan Komplek Candi Arjuna dan datanglah sebelum sinar matahari mencairkan hamparan embun es yang membeku. Disinilah salah satu area di Dataran Tinggi Dieng yang sering di selimuti kristal-kristal es dan bersuhu minus. Jangan lupa untuk memakai jaket tebal serta sepatu agar dingin Dieng tidak menusuk sampai tulang Anda

Saat musim salju Dieng tiba ada beberapa aktivitas unik seperti para penduduk lokal Dieng yang selalu memakai pakaian tebal. Dengan ciri khasnya, mereka memakai jaket tebal dengan pipi memerah, berkerudungan sarung dan kupluk kemanapun mereka pergi apalagi saat hendak mengengok sawah mereka untuk berkebun. Udara yang teramat dingin ini tidak menyurutkan semangat petani untuk bercocok tanam setiap paginya. Orang-orang lokal Dieng menyebut Salju Dieng sebagai Bun Upas. Sebenarnya bun upas ini memang elok di pandang akan tetapi juga memberi dampak negatif kepada para petani. Banyak pertanian mereka seperti tanaman kentang, kubis maupun sayur mayur yang layu bahkan gosong karena terkena salju Dieng ini. Di musim dingin penduduk Dieng sering mengalami paceklik, banyak dari mereka yang gagal panen.

Yatna Supriyatna

Selama ada keyakinan, semua akan menjadi mungkin


Tulis Komentar