Hal-hal Primitif Yang Sering Di Lakukan Untuk Memperbaiki Alat Elektronik

ZetSet.Net – Seperti yang sudah kita ketahui, perkembangan peralatan elektronik itu sungguh pesat sekali, Tahun ini mungkin kamu baru aja beli sebuah handphone cerdas super canggih yang bisa memotret otomatis hanya dengan kata-kata. Eh tau-tau setahun kemudian udah keluar sebuah handphone canggih yang gak hanya bisa memotret otomatis, tapi juga bisa bikinin kopi! Ya ampun! Henpz Manusia memang sulit untuk bersaing dan mengikuti perkembangan elektronik dan teknologi.

Apalagi kalo urusannya dengan menyelesaikan atau memperbaiki masalah-masalah yang berhubungan dengan peralatan elektronik. Peralatan elektronik boleh berkembang dengan sangat pesat, tapi urusan soal menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan hal tersebut, kayaknya sih kebanyakan manusia masih mentok sama hal-hal primitif. Seperti Hal-hal Primitif Yang Sering Di Lakukan Untuk Memperbaiki Alat Elektronik berikut ini:

 

Ditiup

Ini adalah sebuah solusi primitif yang sepertinya sih dimulai dari era cartridge ya. Kamu yang dulu main Nintendo, Sega, ataupun Super Nintendo masih pernah melakukan solusi ini. Game gak nyala? Ya tiup aja secara rata dari kiri ke kanan. Gak tau karena sugesti atau apa, tapi di jaman Nintendo dulu sih kayaknya ini sering berhasil ya.

Di jaman sekarang, cara tiup-tiupan ini masih sering dipake untuk menyelesaikan masalah elektronik yang hubungannya dengan colokan, seperti misalnya alat-alat yang melibatkan kabel USB.
Tingkat Keberhasilan: Di jaman Nintendo sekitar 60%. Di jaman sekarang 10% kayaknya.

 

Digebuk-gebuk

Menggebuk-gebuk sebuah alat elektronik selalu diyakini dapat menyelesaikan masalah peralatan elektronik, mulai dari TV tabung sampe ke mesin ATM. Sepertinya itu adalah salah satu reflek pertama manusia ketika sebuah alat elektronik terlihat bermasalah. Gebuk aja. Kalau pun itu gak menyelesaikan masalah, paling gak emosi kamu tersalurkan sih.

Tingkat Keberhasilan: 30% lah. Kalo TV tabung sih biasanya masih sering berhasil. Tapi kalo peralatan elektronik lainnya biasanya sih gak ada efeknya sama sekali.

 

Cabut-Colok / Kencengin

ni adalah salah satu metode yang paling sering digunakan untuk urusan komputer. Komputer gak mau nyala? Cabut colok atau kencengin kabel-kabelnya. USB gak kebaca? Cabut colok atau kencengin USBnya. Windows gak mau nge-boot? Kenceng-kencengin kabel harddisknya.

Sepertinya ini merupakan metode wajib dan setiap ahli/tukang komputer juga wajib menanyakan hal ini ke setiap orang yang bertanya padanya tentang masalah komputer yang rusak.

Tingkat Keberhasilan: Ternyata cukup tinggi lho, sekitar 40%. Sepertinya ada banyak masalah komputer yang terjadi cuma karena sesuatu kurang kenceng atau hanya harus dicabut-colok.

 

Di ON/OFF berulang kali

Inilah Hal pertama yang paling sering dilakukan oleh kebanyakan orang, ketika alat elektroniknya rusak, mereka terus mencoba menghidupkan dan mematikan alat itu secara berulang kali dengan harapan bisa kembali seperti semula.

Contohnya ketika Handphone kita ngebalank hal pertama yang dilakukan adalah mematikanya, kemudian menghidupkanya kembali, Entah kenapa tiba-tiba HP kita dapat kembali bagus.

Tingkat keberhasilanya: Sekitar 10%. Patut di coba juga untuk pertolongan pertama pada alat elektronik anda.

 

Di ON/OFF berulang kali

Ini adalah yang dilakukan banyak orang ketika alat elektroniknya rusak mendadak di saat yang sedang genting. Biasanya orang-orang ini kemudian menjadi sangat depresi dan memohon pada si alat sambil sesekali membentak/memarahi si alat agar jadi betul seketika

Bocoran: cara ini gak mungkin berhasil dan membuat kamu terlihat bodoh.
Tingkat Keberhasilan: 0%. Kalo pun tiba-tiba itu berhasil, itu cuma kebetulan.

Nah demikianlah Hal-hal Primitif Yang Sering Di Lakukan Untuk Memperbaiki Alat Elektronik. Apakah kamu sering melakukan Hal-hal di atas? Atau jangan-jangan sahabat ZetSet sering melakukan metode primitif lain terhadap alat elektronik kamu?

Kuncoro Ariwibowo

Jadilah kamu seperti casing. Kamu bisa menutupi aib keluarga serta para sahabatmu dan memperindah mereka dimata dunia


Tulis Komentar